Skip to main content



   Tak pernah puas dengan apa yang sudah didapat, Cristiano Ronaldo selalu mencari motivasi-motivasi baru demi meningkatkan performanya. Lionel Messi yang dianggap jadi rival abadi pun dijadikan motivasi oleh CR7.

   Meski sama-sama menyebut tidak ada perseteruan pribadi antara mereka berdua, Messi dan Ronaldo terus terlibat dalam persaingan yang sepertinya tidak akan pernah selesai. Bukan cuma soal gol-gol dan terpecahkannya rekor-rekor, yang terkini keduanya bersaing sengit dalam pengumpulan gelar pemain terbaik dunia alias FIFA Ballon d'Or.

   Rivalitas yang sudah menahun terus terjaga sampai sekarang. Messi yang sempat unggul dalam pengumpulan gelar Ballon d'Or kini mulai didekati Ronaldo, di mana skor keduanya adalah 4-3 masih untuk keunggulan si bintang Argentina.

   Soal performanya yang luar biasa di tahun 2014, yang berujung didapatnya Ballon d'Or, Ronalo tak menyangkal kalau persaingan dengan Messi ikut menjadi motivasi buatnya. Dapat rival yang dengan level sangat tinggi memaksa Ronaldo untuk terus berkembang.

   "Mungkin Messi juga berperan dalam memotivasi saya, hal saya terjadi pada pemain lain yang membuat Anda meningkatkan level permainan karena Anda berusaha untuk jadi lebih baik dari mereka. Apapun jenis kompetisinya, itu menambah motivasi saya," sahut Ronaldo dalam wawancara dengan Majalah France Football.

   Kondisi serupa diyakini Ronaldo terjadi pada Messi. Persaingan antara keduanya disebut mega bintang Real Madrid itu akan terus membuat mereka lebih baik lagi.

   "Saya pikir kompetisi yang melibatkan kami berdua juga memotivasi dia (Messi), dan juga untuk pemain lain yang ingin berkembang. Messi punya empat Ballon d'Or dan saya punya tiga. Ini semua hal yang positif untuk dunia sepakbola."

   "Apa yang ada di pikiran saya sederhana saja. Saya tidak memikirkan tahun depan (menyamai jumlah Ballon d'Or Messi). Sekarang ini saya harus melupakan soal Ballon d'Or dan mulai bekerja lagi," tegasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Lucas Silva Girang Gabung Real Madrid

Rekrutan terkini Real Madrid , Lucas Silva , mengungkapkan kegirangannya setelah resmi bergabung dengan sang juara Eropa. Los Blancos  mengumumkan kepindahan gelandang Cruzeiro berusia 21 tahun itu dengan nilai transfer £10,5 juta. Sang gelandang pun menyampaikan pesannya lewat situs resmi klub setelah kepindahannya diresmikan. "Saya sangat senang dengan momen ini. Ini adalah momen unik dalam hidup saya, sebuah mimpi yang jadi nyata," ujarnya. "Saya harus berterima kasih pada Cruzeiro, para staf, para pemain, dan staf kepelatihan, terutama pada pelatih." "Saya juga berterima kasih pada presiden, yang menerima permintaan pribadi saya dan membiarkan saya meraih mimpi ini." Kepindahan Silva diresmikan setelah raksasa Spanyol ini menggaet darah muda lainnya, yakni Martin Odeegard, bintang Norwegia berusia 16 tahun.

Real Madrid inginkan Wonderkid Barcelona

 Real Madrid dilaporkan tengah memantau dan mempertimbangkan untuk membajak wonderkid milik Barcelona asal Korea Selatan, Lee Seung-Woo. Pemuda 17 tahun, yang disebut memiliki prospek cerah di akademi La Masia , memang digadang-gadang akan mampu menjadi bintang besar di masa mendatang. Menurut laporan Marca , Madrid serius dalam pengembangan usia dini mereka dan akan mencoba untuk melakukan langkah selanjutnya demi mewujudkan ambisi tersebut. Hanya saja, upaya El Real dalam melakukan pendekatan tampaknya akan mendapat penolakan dari kubu Barcelona mengingat rivalitas yang ada antara kedua kesebelasan.

Striker Cambridge : "Imbangi Man.United Terasa Bagai Mimpi"

Striker Cambridge United, Ryan Donald sontak bisa menyembunyikan kegembiraan usai berhasil menahan imbang raksasa Premier League,Manchester United dalam laga putaran keempat Piala FA semalam (23/01). Bertanding di R Costings Abbey Stadium, tim yang kini bermain di League Two atau setara dengan kasta keempat kompetisi Inggris tersebut menahan MU dengan skor 0-0. Donaldson mengakui bahwa hasil ini benar-benar di luar dugaan timnya dan terasa bagaikan mimpi. Pemain 23 tahun ini tak menyangka bahwa Cambridge mampu memaksakan skor imbang dan akan tampil di kandang MU yang salah satu stadion terbaik dunia, Old Trafford dalam laga replay. "Pertandingan ini berjalan sangat sulit bagi kami! Kami mampu mengimbangi mereka. Menghadapi lawan yang memiliki banyak pemain kelas dunia, meraih hasil imbang terasa bagaikan sebuah mimpi," ungkap Donaldson seperti dilansir Daily Mail. "MU memiliki dua peluang emas di babak kedua, karena itulah hasil imbang ini sangat kami syukuri. Rasan...